Penjualan Mazda CX-5 Tembus Posisi Tiga di Australia
interpnn.com – Mazda CX-5 mencuri perhatian di pasar otomotif Australia. SUV andalan Mazda ini berhasil menempati posisi ketiga SUV terlaris di Australia pada Januari 2026. CX-5 hanya berada di bawah Ford Ranger dan Toyota HiLux yang masih mendominasi penjualan secara keseluruhan.
Menurut laporan Drive, pencapaian ini menarik karena generasi terbaru CX-5 dijadwalkan meluncur dalam beberapa bulan mendatang. Artinya, meski model baru akan hadir, konsumen masih menunjukkan minat tinggi terhadap CX-5 generasi lama.
Penjualan CX-5 Tembus 2.289 Unit di Januari 2026
Data dari Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) mencatat penjualan Mazda CX-5 mencapai 2.289 unit pada Januari 2026. Angka ini naik 22,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Meskipun belum menyaingi rekor penjualan tertinggi pada Juni 2025, pencapaian ini menjadi penjualan Januari terbaik sejak 2022. CX-5 kembali ke posisi lama sebagai salah satu SUV terlaris di Australia.
Ford Ranger memimpin dengan 3.403 unit terjual, diikuti Toyota HiLux 2.800 unit. Chery Tiggo 4 mencatat 2.234 unit, menempatkan CX-5 di posisi ketiga. Lonjakan ini juga dipengaruhi turunnya penjualan Toyota RAV4 sebesar 65,4 persen karena stok model lama menipis menjelang peluncuran generasi baru pada April 2026.
Baca juga: “Ancol Hadirkan Tiket Promo Rp150 Ribu untuk Imlek”
Faktor di Balik Popularitas CX-5 Generasi Lama
Mazda Australia menyebut stok CX-5 masih tersedia dalam berbagai varian dan warna. Varian termurah, G20 Maxx, dijual seharga 37.990 dolar Australia, sekitar Rp641 juta, sudah termasuk biaya pengiriman. Harga ini lebih murah 2.000–3.500 dolar Australia dibandingkan harga eceran yang disarankan (RRP).
Varian G20 Maxx menyumbang 32 persen dari total penjualan CX-5 pada Januari 2026. Proporsi ini naik dibandingkan 2025 yang hanya 22 persen. Maxx Sport sebelumnya menjadi varian terlaris dengan porsi 27 persen sepanjang 2025.
Penghapusan mesin 2.0 liter dan turbo 2.5 liter pada generasi terbaru diprediksi memengaruhi komposisi penjualan. Saat ini, kedua mesin tersebut menyumbang hampir 47 persen penjualan CX-5 pada Januari 2026. Mazda juga akan menghentikan penggerak roda depan, yang selama ini menyumbang 50–60 persen penjualan.
Generasi Baru CX-5 Siap Hadir dengan Fitur Baru
CX-5 generasi terbaru dijadwalkan rilis pertengahan 2026. Model baru ini menawarkan bodi lebih besar, ruang kabin dan bagasi lebih lega, serta desain interior segar. Dua opsi layar sentuh akan tersedia, yakni 12,9 inci dan 15,6 inci.
Mazda juga berencana meluncurkan varian hybrid paling cepat pada 2027. Model ini akan bersaing langsung dengan Toyota RAV4 dan Hyundai Tucson. Mazda menekankan teknologi hybrid akan dikembangkan secara internal, menambah nilai bagi konsumen yang mencari SUV ramah lingkungan.
CX-5 Tetap Menarik Meski Model Baru Akan Hadir
Keberhasilan CX-5 tetap bertengger di tiga besar menunjukkan loyalitas konsumen terhadap SUV ini. Penurunan tenaga mesin dan hilangnya mesin turbo di generasi baru mungkin menggeser preferensi sebagian pembeli.
Meski demikian, fitur baru, dimensi lebih luas, dan opsi hybrid diprediksi menjaga posisi CX-5 sebagai salah satu SUV pilihan utama di Australia dalam beberapa tahun ke depan. Mazda CX-5 membuktikan bahwa kombinasi desain, kenyamanan, dan strategi harga tetap menjadi kunci sukses di pasar SUV yang kompetitif.
Baca juga: “Mazda Tampilkan The New CX-60 Sport di IIMS 2026, Harga Rp718,8 Juta OTR Jakarta”