Manfaat bekam: Dokter Ungkap Redakan Nyeri & Relaksasi Otot
interpnn.com – Manfaat bekam kembali menjadi perhatian dalam dunia kesehatan modern karena dinilai membantu meredakan nyeri dan meningkatkan relaksasi otot.
Sejumlah dokter menjelaskan bahwa terapi ini bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah di area tubuh tertentu melalui teknik penghisapan ringan pada permukaan kulit.
Dalam praktiknya, bekam sering digunakan sebagai terapi pendamping untuk keluhan nyeri otot, pegal, hingga kelelahan fisik.
Metode ini juga dianggap dapat membantu tubuh lebih rileks setelah aktivitas berat, meski tetap perlu dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman.
Dokter spesialis rehabilitasi medis menyebutkan bahwa efek relaksasi yang muncul setelah bekam berkaitan dengan peningkatan sirkulasi darah lokal.
Hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot yang menjadi salah satu penyebab utama rasa nyeri.
BACA JUGA : Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Prabowo di PTPP
Manfaat bekam Cara Kerja Bekam dan Efek pada Tubuh
Secara umum, bekam dilakukan dengan menempelkan alat khusus pada kulit untuk menciptakan tekanan negatif.
Tekanan ini membantu menarik aliran darah ke permukaan kulit sehingga sirkulasi menjadi lebih lancar di area tertentu.
Dokter menjelaskan bahwa peningkatan aliran darah tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan zat sisa metabolisme pada jaringan otot.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan rasa pegal dan nyeri setelah aktivitas fisik yang intens.
Selain itu, proses ini juga dapat memicu respons relaksasi pada sistem saraf.
Akibatnya, tubuh merasa lebih ringan dan tingkat stres fisik dapat berkurang secara bertahap.
Manfaat bekam Catatan Medis dan Batasan Penggunaan Bekam
Meski memiliki potensi manfaat, dokter menegaskan bahwa bekam bukan pengganti pengobatan medis utama.
Terapi ini sebaiknya digunakan sebagai pendukung dan bukan solusi tunggal untuk penyakit tertentu.
Menurut tenaga medis, bekam juga harus dilakukan dengan teknik yang benar untuk menghindari risiko seperti iritasi kulit atau memar berlebihan.
Kebersihan alat dan kompetensi terapis menjadi faktor penting dalam keamanan prosedur ini.
Dokter spesialis juga mengingatkan bahwa tidak semua orang cocok menjalani terapi bekam.
Pasien dengan kondisi tertentu seperti gangguan pembekuan darah atau penyakit kulit aktif perlu berkonsultasi terlebih dahulu.
Kesimpulan dan Pandangan Medis
Secara keseluruhan, manfaat bekam dinilai dapat membantu meredakan nyeri otot dan memberikan efek relaksasi melalui peningkatan sirkulasi darah.
Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kondisi individu dan cara pelaksanaannya.
BACA JUGA : Skincare Rutin, 3 Tahapan Penting untuk Pria agar Kulit Sehat
Dokter menyarankan masyarakat untuk memahami prosedur ini secara ilmiah sebelum menjadikannya pilihan terapi.
Dengan pendekatan yang tepat, bekam dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mendukung pemulihan tubuh secara alami.