Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
interpnn

Seputar Informasi Seluruh Dunia Paling Akurat

interpnn

Seputar Informasi Seluruh Dunia Paling Akurat

  • Home
  • Sample Page
  • Home
  • Sample Page
Subscribe
Close

Search

Tiongkok Gunakan Visa K untuk Rekrut Talenta India
International

Visa K Tiongkok Buka Peluang Baru bagi Talenta Teknologi India

By setnis
October 18, 2025 3 Min Read
0

interpnn – Visa K Tiongkok menjadi langkah baru Beijing untuk menarik talenta global di bidang teknologi. Program ini diumumkan pada Agustus lalu sebagai bagian dari strategi Tiongkok untuk membuka diri terhadap investasi asing dan tenaga profesional internasional. Beijing berupaya menarik tenaga kerja terampil di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Program ini muncul saat Amerika Serikat memperketat kebijakan imigrasi bagi pekerja asing. Karena itu, banyak lulusan muda India kini melirik Tiongkok sebagai alternatif baru. Visa K memungkinkan mereka tinggal dan bekerja tanpa harus memiliki tawaran pekerjaan terlebih dahulu.

Selain itu, kebijakan ini menunjukkan tekad Tiongkok memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi dunia. Pemerintah ingin meningkatkan kontribusi di sektor riset, kecerdasan buatan, dan teknologi hijau. Dengan demikian, negara tersebut bisa bersaing lebih kuat di panggung global.

Menurut laporan South China Morning Post, peluncuran Visa K terjadi setelah hubungan India–Tiongkok mulai mencair. Sebelumnya, kedua negara sempat tegang akibat bentrokan di perbatasan Himalaya pada tahun 2020. Namun, kini Beijing tampak membuka kembali jalur diplomasi dan kerja sama teknologi.

Sementara itu, Profesor Li Wei dari Universitas Peking menyebut kebijakan ini sebagai strategi jangka panjang Tiongkok. Ia menilai India memiliki populasi insinyur dan pengembang perangkat lunak terbesar di dunia, sehingga menjadi mitra potensial.

Ke depan, Visa K diprediksi dapat meningkatkan mobilitas profesional muda di Asia. Kebijakan ini juga bisa memperkuat kolaborasi lintas negara di sektor inovasi digital. Jika berhasil, Tiongkok berpeluang besar menjadi alternatif baru bagi talenta global di luar Amerika Serikat dan Eropa.

Baca Juga: “Seskab Teddy dan Ketum KADIN Bahas Dukungan Magang“

Visa K Tiongkok Buka Peluang Baru bagi Lulusan Teknologi India

Tiongkok terus memperluas langkahnya untuk menarik talenta global melalui peluncuran Visa K yang diumumkan pada Agustus lalu. Program ini menjadi bagian dari strategi Beijing untuk menunjukkan keterbukaan terhadap investasi asing dan tenaga profesional di bidang teknologi.

Di Universal AI University, yang terletak di Karjat, sekitar 70 kilometer dari Mumbai, mahasiswa sedang mempersiapkan diri menjadi pengembang dan pemimpin teknologi masa depan. Mereka merupakan bagian dari sekitar 2,5 juta lulusan STEM yang dihasilkan India setiap tahun—salah satu sumber daya manusia terbesar di dunia dalam bidang sains dan teknologi.

Beberapa mahasiswa mengaku tertarik pada kemajuan pesat Tiongkok, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI). “Tiongkok jauh lebih maju dalam teknologi. Mereka berkembang dari hari ke hari di bidang AI,” ujar salah satu mahasiswa kepada CNA. Mahasiswa lain menambahkan, “Jika saya punya kesempatan, saya akan pergi ke Tiongkok untuk belajar dan kembali ke India dengan pengalaman baru.”

Namun, Tarun Anand, pendiri sekaligus rektor Universal AI University, menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan dampak nyata dari kebijakan ini. Ia mengatakan, “Ini langkah awal yang dapat mengurangi beban visa kerja bagi mahasiswa, tetapi Tiongkok masih perlu membangun ekosistem pendidikan yang kuat.”

Visa K juga dinilai sebagai bagian dari strategi Tiongkok untuk memperkuat posisinya dalam persaingan global memperebutkan talenta teknologi, terutama melawan Amerika Serikat. Namun, pengamat menilai hambatan bahasa dan budaya masih menjadi tantangan besar bagi mahasiswa India yang ingin bekerja di sana. Ke depan, keberhasilan program ini akan bergantung pada seberapa jauh Tiongkok mampu menciptakan lingkungan yang inklusif bagi talenta asing.

Baca Juga: “Program MBG: Evaluasi SOP dan Pengawasan Jadi Isu Baru MBG“

Tags:

Amerika SerikatIndiaProgram Visa KTeknologiTiongkokvisa H-1B
Author

setnis

Follow Me
Other Articles
Previous

Anies Doakan Prabowo Diberi Petunjuk dan Keteguhan Hati

OJK Dorong Pembiayaan Inklusif untuk Masyarakat
Next

OJK Dorong Pembiayaan Inklusif untuk Masyarakat

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — interpnn. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme