Siswi Asal China Alami Gangguan Mental Usai Nonton Film Horor

Siswi Asal China Alami Gangguan Mental Usai Nonton Film Horor

interpnn – Siswi Asal China Alami Gangguan Mental, Menonton film horor terkadang meninggalkan rasa takut yang membekas hingga memicu kecemasan dan mimpi buruk.
Perasaan takut ini dapat memengaruhi otak, membuat tubuh bereaksi seolah ancaman nyata terjadi di kehidupan sehari-hari.

Kasus ini dialami seorang siswi asal Tiongkok di Hangzhou, Provinsi Guanxi, yang menderita gangguan psikotik akut setelah menonton film horor di sekolah.
Insiden terjadi pada Oktober 2023 ketika guru sedang cuti, dan siswa mendapat izin menonton film horor di kelas.
Setelah pemutaran film, perilaku gadis itu berubah drastis. Ia kehilangan kontak dengan dunia nyata, sehingga orang tuanya membawanya ke rumah sakit setempat.

Hasil pemeriksaan mengonfirmasi gangguan psikologis akut sementara.
Riwayat medis menunjukkan gadis tersebut tidak memiliki penyakit mental atau faktor genetik sebelumnya.
Menurut laporan Oddity Central, kondisi ini termasuk gangguan psikotik sementara yang dapat dipicu oleh stres emosional ekstrem.

Orang tua korban menuntut ganti rugi 30.000 yuan (sekitar Rp70 juta) kepada sekolah.
Pihak sekolah menolak bertanggung jawab penuh, menyatakan gangguan psikotik mungkin dipengaruhi kondisi pribadi siswi.
Kuasa hukum sekolah menyatakan sekolah seharusnya hanya bertanggung jawab sekitar 10 persen atas kejadian ini.

Kasus ini baru diselesaikan dua tahun setelah insiden terjadi, menyoroti risiko pemutaran film horor di lingkungan sekolah.
Ahli psikologi mengingatkan bahwa film seram dapat memicu gangguan psikotik sementara pada individu sensitif atau remaja.
Sekolah dan orang tua diimbau melakukan evaluasi psikologis sebelum memperkenalkan konten menegangkan kepada siswa.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja, kasus ini menjadi pengingat pentingnya pencegahan dan pengawasan di lingkungan pendidikan.

Baca Juga: “Microbiome Kulit Sehat: Kunci Perawatan Kulit Efektif

Siswi Asal China Alami Gangguan Mental, Sekolah Dinilai Lalai Setelah Siswi Alami Gangguan Psikotik Akut Usai Nonton Film Horor

Pemutaran film horor di sekolah dapat memicu gangguan mental pada siswa sensitif, seperti yang dialami siswi asal Tiongkok.
Perubahan perilaku gadis ini memicu perhatian besar dari orang tua dan masyarakat setempat.

Kasus terjadi saat guru sedang cuti, dan siswa mendapat izin menonton film horor di kelas pada Oktober 2023.
Setelah menonton, gadis itu menunjukkan perilaku tidak biasa, kehilangan kontak dengan realitas, dan dibawa ke rumah sakit.
Hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan psikotik akut sementara, padahal ia tidak memiliki riwayat penyakit mental sebelumnya.

Ahli psikologi menjelaskan, gangguan psikotik dapat dipicu ketakutan ekstrem yang membuat otak salah menafsirkan ancaman.
Sinyal bahaya yang diproses otak memicu pelepasan hormon stres, seperti adrenalin, dan memengaruhi pikiran serta emosi.
Akibatnya, individu sulit membedakan kenyataan dan menunjukkan perilaku aneh.

Orang tua menuntut ganti rugi 30 persen, dan pengadilan memutus sekolah lalai dalam pengawasan.
Sekolah akhirnya membayar kompensasi 9.182 yuan (sekitar Rp 21 juta) melalui asuransi pendidikan.
Beberapa warganet menyatakan sekolah harus lebih berhati-hati memilih film di lingkungan pendidikan.

Perawatan psikiatris meliputi obat antipsikotik, terapi relaksasi, dan psikoterapi.
Sebagian besar pasien pulih sepenuhnya, namun pemantauan diperlukan untuk mencegah kambuh.
Kasus ini menyoroti pentingnya kebijakan konten visual di sekolah dan perlindungan kesehatan mental siswa.

Ahli pendidikan menyarankan evaluasi risiko sebelum menayangkan film menegangkan di kelas, serta konsultasi psikologis bagi siswa sensitif.
Langkah ini penting untuk memastikan lingkungan belajar aman dan mengurangi risiko gangguan mental.

Baca Juga: “Istri Percaya Peramal Nyaris Hancurkan Rumah Tangga di China

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *