Sekjen PBB Dorong Nigeria Jadi Pemimpin Sentral Afrika
interpnn.com – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendorong Nigeria tampil sebagai motor utama Afrika menghadapi perubahan tatanan dunia. Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan tingkat tinggi dengan Wakil Presiden Nigeria, Kashim Shettima, di sela KTT Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia.
Guterres menilai Nigeria memiliki posisi strategis untuk membawa Afrika menuju pengaruh global yang lebih besar. Ia menekankan dukungan terhadap upaya Nigeria meraih kursi tetap di Dewan Keamanan PBB.
“Nigeria punya modal kuat untuk mengambil peran besar dalam tatanan global yang sedang berubah,” kata Guterres.
Guterres memuji langkah reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintahan Presiden Bola Tinubu. Ia juga mengapresiasi kontribusi Nigeria dalam menjaga stabilitas kawasan Sahel dan wilayah ECOWAS, meskipun masih menghadapi tantangan keamanan domestik.
Menurut Guterres, modal Nigeria meliputi jumlah penduduk terbesar di Afrika, sistem demokrasi relatif stabil, kekayaan sumber daya alam dan manusia, serta komitmen terhadap kerja sama multilateral. Faktor-faktor ini dinilai membuat Nigeria layak menjadi pemimpin regional sekaligus berpengaruh di panggung global.
Wakil Presiden Kashim Shettima menyambut baik dukungan Sekjen PBB. Ia menyampaikan apresiasi atas dorongan Guterres dalam mendorong perdamaian dunia dan pembangunan berkelanjutan. Shettima menegaskan komitmen Nigeria untuk memperkuat kerja sama internasional, khususnya dengan PBB.
Selain itu, Nigeria menegaskan kembali dorongan reformasi menyeluruh di tubuh PBB agar lebih mencerminkan kondisi global saat ini. Salah satu fokusnya adalah peningkatan representasi Afrika, termasuk keinginan mendapatkan kursi tetap di Dewan Keamanan.
Baca juga: “PRR Pacu Pembangunan Hunian untuk Warga Terdampak Bencana”
Nigeria memiliki populasi sekitar 223 juta jiwa, menjadikannya negara terpadat di Afrika. Dengan ekonomi terbesar di benua ini, kontribusi Nigeria dalam isu keamanan, perdagangan, dan pembangunan regional sangat signifikan. Stabilitas politik dan demokrasi relatif terjaga, meskipun beberapa wilayah menghadapi konflik lokal dan tantangan keamanan.
Peningkatan representasi Afrika di Dewan Keamanan PBB menjadi isu lama, karena benua ini memiliki hanya dua kursi tidak tetap dari 15 anggota. Nigeria menjadi kandidat kuat untuk kursi tetap, sejalan dengan perannya sebagai kekuatan regional dan motor ekonomi Afrika Barat.
Dorongan Sekjen PBB menegaskan harapan komunitas internasional agar Nigeria lebih aktif mengambil peran sentral di Afrika dan dunia. Dengan posisi strategis dan kapasitas ekonomi serta politik, Nigeria berpotensi mendorong kepentingan Afrika lebih kuat di forum global.
Kerja sama dengan PBB dan reformasi institusi internasional diharapkan memperkuat suara Afrika dalam pengambilan keputusan global. Langkah ini juga mendukung stabilitas regional, pembangunan berkelanjutan, dan peningkatan pengaruh benua di dunia.
Nigeria kini menghadapi peluang strategis untuk menegaskan perannya, memanfaatkan modal demografi dan ekonomi, serta memperkuat posisi Afrika dalam tatanan global baru yang lebih adil.